Kawal Isu Pilkada: DEMA UIN SATU Gabung Aksi BEM Nus Jatim di DPRD

Surabaya - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) turut ambil bagian dalam aksi yang diinisiasi oleh BEM Nusantara Jawa Timur sebagai bentuk respons terhadap berbagai isu kebijakan publik yang berkembang di tengah masyarakat pada Senin (19/01/2026). Keterlibatan ini dilandasi oleh peran DEMA sebagai lembaga struktural tertinggi mahasiswa yang memiliki tanggung jawab dalam mengawal nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya fungsi kontrol sosial. Bersama BEM Nus Jatim, mahasiswa telah melakukan kajian dan analisis terhadap sejumlah persoalan, salah satunya terkait wacana pelaksanaan Pilkada yang tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat, melainkan melalui parlemen DPR. Selain itu, aksi ini juga didorong oleh evaluasi terhadap kinerja pemerintahan dalam satu periode terakhir yang dinilai masih menyisakan berbagai persoalan, sehingga aspirasi mahasiswa perlu disampaikan sebagai bahan refleksi bagi pemerintah dalam melihat kondisi riil masyarakat.

Keikutsertaan DEMA dalam aksi ini merupakan wujud tanggung jawab moral mahasiswa sesuai khittah perjuangannya sebagai penyambung lidah rakyat. Aspirasi yang dibawa merupakan hasil kajian bersama yang disampaikan secara terbuka, konstitusional, dan berlandaskan kepentingan publik. Aksi ini melibatkan sekitar 30–40 kampus yang tergabung dalam BEM Nusantara Jawa Timur, meliputi wilayah Banyuwangi, Malang Raya, Surabaya, Mataraman, dan daerah lainnya. Dari DEMA UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sendiri, terdapat tujuh delegasi yang turut serta, dengan total massa aksi secara keseluruhan berjumlah sekitar 100 peserta.

Rangkaian kegiatan dimulai dari titik kumpul di Kampus Unitomo pada pukul 11.00 WIB, kemudian massa bergerak menuju depan Gedung DPRD Jawa Timur pada pukul 13.00 WIB dengan pengawalan dari pihak kepolisian. Setibanya di lokasi, aksi diisi dengan orasi yang diawali oleh Koordinator Daerah BEM Nus Jatim, Deni Oktaviano Pratama, disusul oleh jajaran pengurus BEM Nusantara Jatim serta pimpinan BEM dan DEMA dari berbagai kampus, termasuk Ketua Umum DEMA UIN SATU, Roqi Wildana Al Jauhar. Selain orasi, massa aksi juga menampilkan monolog dan teater sebagai bentuk ekspresi kritik sosial.

Aksi kemudian dilanjutkan dengan dialog langsung antara perwakilan mahasiswa dan Ketua DPRD Jawa Timur beserta jajarannya. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan tuntutan hasil kajian bersama yang telah dirumuskan sebelumnya. Pihak DPRD Jawa Timur memberikan respons yang positif, menyambut baik aspirasi mahasiswa serta mengapresiasi gerakan BEM Nusantara Jatim sebagai bentuk analisis kritis generasi muda terhadap kebijakan pemerintah. Secara umum, aksi berlangsung dalam keadaan tertib, aman, dan kondusif.

Melalui aksi ini, DEMA berharap tuntutan yang telah disampaikan dapat direalisasikan dan diteruskan hingga tingkat pusat, yakni DPR RI, sebagai bahan refleksi dalam mewakili suara rakyat. Selain itu, mahasiswa juga berharap gerakan aksi dan audiensi seperti ini terus dilakukan secara masif, mengingat masih banyak persoalan masyarakat yang memerlukan perhatian dan penyelesaian dari para pemangku kebijakan. 

Previous Post Next Post

Contact Form